Konferensi Saintis Indonesia (Ilustrasi)
Berdasarkan database Scopus (per 15 Mei 2019), berikut adalah 20 ilmuwan Indonesia paling produktif dalam riset:

1. Romulus Godang (Univ. Mississippi AS; Fisika) (803;94)

2. R. Rahmat (Univ. Mississippi AS; Fisika) (687;96)

3. Suharyo (Haryo) Sumowidagdo (LIPI; Fisika) (661;91)

4. Rose Amal (UNSW Australia; Teknik Kimia) (347;69)

5. Nirwan Ansari (New Jersey Inst. Tech. AS; Teknik Elektro) (274;50)

6. Willy Susilo (Nanjing Normal Univ. RRC; Ilmu Komputer) (234;46)

7. Sentot Santoso (Univ. Giessen Jerman; Kedokteran) (208;46)

8. T.M. Indra Mahlia (Univ. Tech. Sydney Australia; Rekayasa Energi) (204;48)

9. Yudi Pawitan (Karolinska Inst. Swedia; Biostatistika) (187;46)

10. Teruna J. Siahaan (Univ. Kansas AS; Farmasi) (179;38)

11. Harianto Rahardjo (NTU Singapura; Geoteknik) (163;40)

12. David Taniar (Monash Univ. Australia; Ilmu Komputer) (157;32)

13. Suryadi Ismadji (Unika Widya Mandala Surabaya; Teknik Kimia) (153;35) |Penerima Habibie Award 2017

14. Abdul Rohman (UGM; Kimia Farmasi) (153;19)

15. Ferry Iskandar (ITB; Fisika/Sains Material) (140;33) | Penerima Habibie Award 2014

16. Cordelia Selomulya (Monash Univ. Australia; Teknik Kimia) (140;30)

17. Jaka Sunarso (Swinburne Univ. of Tech. Sarawak; Sains Material) (137;33)

18. Mochammad Hatta (Unhas; Kedokteran) (135;23)

19. Cortino Sukotjo (Univ. Illinois AS; Kedokteran Gigi) (131;19)

20. Nico L. Tjandra (NHLBI Bethesda AS; Biokimia) (128;49)


Catatan: Bilangan dalam tanda kurung adalah jumlah publikasi dan indeks-h yang bersangkutan. Publikasi tidak termasuk prosiding, editorial, letter, erratum dan note.